Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Desember 2012

Sejarah Linux Serta kelebihan dan kekurangannya


       Tips komputer Ewabloggerock akan menjelaskan sedikit tentang linux, Linux adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Benedict Torvalds dari Universitas Helsinki Finlandia. sebagai proyek pertama dimulai tahun 1991, Torvalds menulis Linux, disebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU Intel yang cocok untuk PC.kemudian barulah pada tanggal 14 Maret 1994 versi 1.0 mulai diluncurkan, dan hal ini menjadi tonggak sejarah Linux.
Linux ini sendiri merupakan clone dari UNIX yang telah di- port ke beragam platform, Intel 80×86, AlphaAXP, MIPS, Sparch, Power PC, dsb. Sekitar 95% kode sumber kernel sama untuk semua platform perangkat keras.Linux termasuk sistem operasi yang didistribusikan secara open source, artinya kode sumber Linux diikutsertakan sehingga dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah. Selain itu Linux dikembangkan oleh GNU (General Public License). Linux dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti: jaringan, pengembangan software, dan sebagai end-user platform. Selama ini Linux menjadi sistem operasi yang menjadi banyak perhatian karena kecanggihan dan harganya yang relatif murah dibanding dengan sistem operasi yang lain.Linux mendukung banyak Perangkat keras Komputer, dan telah digunakan di dalam berbagai peralatan dari Komputer pribadi, Superkomputer dan Sistem Benam (Embedded System) seperti handphone dan Perekam Video pribadi Tivo.
Kelebihan Linux :
  • Linux adalah Operating System yang open source, bebas dan terbuka. Sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya, lisensinya FREE! boleh di utek-utek sepuasnya :-)
  • Linux gampang dioperasikan sekarang. Tidak seperti dulu yang masih identik dengan para hacker, tampilannya pun telah mengikuti perkembangan, bahkan lebih baik daripada windows 7.
  • Hampir semua aplikasi yang bisa dijalankan di Windows, telah ada aplikasinya di Linux yang dikembangkan oleh komunitas Linux atau bisa menggunakan bantuan software emulator seperti wine untuk menjalankan file .exe dan .msi yang biasanya jalan di windows.
  • Memiliki keamanan yang unggul karena di desain multiuser sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Berbeda dengan Windows yang pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dan sebagainya. Hal ini hampir tidak terjadi pada Linux. Ada pendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu kurang pas.
  • Cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal karena Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
  • Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
  • Jarang sekali komputer tiba-tiba ngadat, hang dan harus restart dengan menekan tombol ctrl+alt+del untuk mengakhiri kejadian tersebut karena Linux lebih stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti seperti halnya linux.
  • Linux memiliki kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Termasuk dukungan pada softwarenya.
  • Memiliki komunitas yang besar dan beragam di seluruh dunia
  • Beragam pilihan ada Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Lihat chart distribusi Linux di http://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
Kekurangan Linux :
  • Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
  • Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
  • Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
  • Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
  • Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
  • Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
Itulah sedikit penjelasan tutorial blog ewabloggerock tentang Sejarah Linux Serta Kelebihan dan Kekurangannya.

Semoga bisa bermanfaat.

Kamis, 20 Desember 2012

Perintah Dasar TerminaL Linux


   Pada Artikel ini saya akan merangkum beberapa Perintah dasar untuk para pengguna Open Source khusus Distro Fedora, Berhubung saya Chandis Opt Linux merupakan salah satu pengguna Linux Fedora yang masih trgolong di biLang Newbe, namun Tak ada SDM yang bisa memberikan informasi Secara langsung Mengenai Perintah dasar di Fedora, Maka Artikel ini saya buat untuk memberikan Sedikit Tambahan untuk Teman-teman yang masih juga tergolong seperti saya.


Perintah dasar yang saya muat pada Artikel ini mungkin sedikit advance, namun bagi saya, inilah indahnya saling berbagi, mudah maupun susah. Linux is Everything for User Newbie

  1. cd – Pindah direktori. Perintah ini akan membuat anda berpindah ke direktori
  1. pwd – Mencetak direktori aktif. Perintah ini memberitahu direktori kerja 
  1. ls – Melihat daftar file dari direktori aktif, dan (secara pilihan) menampilkan karakteristik-karakteristiknya. 
  1. cp – Mengkopi sebuah file (atau direktori). 
  1. mv – Memindah atau mengganti nama (rename) suatu file atau folder 
  1. rm – Menghapus sebuah direktori atau file.
  1. rmdir – Menghapus direktori (direktori kosong)
  1. mkdir – Membuat sebuah direktori.   
  1. chmod – Mengganti mode perlindungan (perizinan) pada file atau folder 
  1. chown – Mengganti nama dari pemilik/grup dari sebuah file atau folder. 
  1. chgrp – Mengganti grup pemilik dari sebuah file atau folder
  1. chflags – Mengganti flag dari sebuah file atau folder
  1. cat – Menampilkan isi dari file teks ASCII
  1. grep – Mencari isi dari sebuah file teks, dan menampilkan baris yang mengandung kata atau pola yang diberikan.  
  1. head – Menampilkan beberapa baris awal pada file teks.
  1. nano – Mengedit isi dari suatu file teks.
  1. vi – Teks editor yang sangat ampuh yang hampir selalu terdapat dalam setiap installasi Linux 
  1. wc – Menghitung jumlah baris, kata atau karakter dari sebuah file teks. 
  1. man – menampilkan dokumentasi (manual pages) dari sebuah perintah.
  1. apropos – menampilkan dokumentasi (manual pages) yang berhubungan dengan kata kunci yang telah diberikan
  1. find – Memindai dan mencari pada struktur direktori dari file
  1. tar – Perintah untuk bekerja dengan file arsip.
  1. gzip – Melakukan kompresi pada file atau folder menjadi file dengan ekstensi .gz 
  1. date – Menampilkan jam dan tanggal waktu sekarang.
  1. cal – Menampilkan kalender   
  1. touch – Mengubah waktu modifikasi dari sebuah file atau membuat sebuah file kosong (0 byte) 
  1. ps – Menampilkan proses yang berjalan pada sistem.
  1. top – Menampilkan proses di sistem yang paling banyak menggunakan sumber daya CPU.
  1. kill – Mematikan (atau memberikan sinyal lain pada) sebuah proses.
  1. su – Super user 
  1. userdel – Menghapus user dari sistem.
  1. passwd – Mengganti password user
  1. ifconfig – Mengkonfigurasi interface jaringan.
  1. halt – Mematikan sistem
  1. reboot – Me-restart sistem
Demikian beberapa Perintah dasar Terminal Linux, semoga bisa membantu teman-teman Newbie yang baru menggunakan Open Source.

Berikut beberapa Perintah dasar Terminal Linux pada distro Fedora :